Bukan 3 nomer, Ternyata 1 Orang bisa memiliki hingga 18 nomer kartu HP.

Please log in or register to like posts.
News

Simpang siur mengenai aturan registrasi nomer ponsel terus berlanjut, terutama mengenai batasan jumlah nomer yang konon hanya dibatasi 3 nomer per orang. Banyak pihak menyayangkan keputusan pemerintah ini, sebab banyak sekali bisnis yang akan terkena dampaknya. Banyak komplain bermunculan, misalnya para pengguna data internet, yang telah terbiasa membeli kartu data sekali pakai, akan sangat kerepotan dengan adanya aturan ini.

Sebab mereka wajib mendaftarkan kartu terlebih dahulu sebelum dipakai ke Kantor Gerai Operator yang bersangkutan. Belum lagi para pemilik toko yang menjual paket data, atau para penjual nomer cantik. Hal serupa juga terjadi dengan para pebisnis yang mengandalakan  iklan misalkan fb ads, adword dll yang perlu nomer ponsel dalam jumlah banyak untuk registrasi akun.

Belakangan ini muncul penjelasan jumlah maksimal nomer yang bisa didaftarkan adalah 18 nomer. Silakan simak infonya.

Registrasi mandiri kartu prabayar dengan mengirimkan SMS secara mandiri berlaku untuk tiga nomor dari operator yang sama. Sementara untuk nomor keempat dan seterusnya, mesti mendaftar langsung ke gerai operator.

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Ramli, Direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo. Menurutnya, proses registrasi yang lebih rumit untuk nomor ke-4 dan seterusnya bukan untuk membatasi pengguna.

“Kita tidak melarang mereka punya lebih dari tiga (nomor). Pada dasarnya kita tidak ingin membatasi pengguna,” jelas Ramli saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Rabu (18/10).

Meski demikian, ia mempertanyakan alasan pengguna yang perlu menggunakan lebih dari tiga nomor. Itulah mengapa untuk nomor ke-4 dan seterusnya pengguna perlu mendaftarkannya lewat gerai operator.

Dengan demikian, dengan total enam operator telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, XL, Tri, Smartfren, Bolt) yang beroperasi, pengguna punya 18 kali kesempatan mendaftarkan diri secara mandiri dengan enam operator berbeda itu.

Sebelumnya, hal serupa juga sempat dilontarkan oleh pihak operator telekomunikasi. “Sesuai Peraturan Menteri dari pemerintah, maka self registration dengan NIK yang sama adalah max 3 nomor,” jelas Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate Communication XL Axiata saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (15/10)

Namun, Ayu menambahkan kalau hal ini bukanlah bentuk pembatasan kepemilikan nomor ponsel. “Tidak ada pembatasan, hanya mekanismenya yang berbeda,” tambahnya lagi.

Dikutip dari : cnnindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *